Semangat dan Inspirasi dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX bagi Generasi Penerus Bangsa
Sri Sultan Hamengku Buwono IX adalah salah satu pahlawan Indonesia yang patut dicontoh oleh kalangan remaja Indonesia.
Berikut Biografi Sri Sultan HB IX :
Read the rest of this entry »
Tugas Patofisiologi
STRUKTUR GINJAL
Renal Capsule (Fibrous Capsule)
- Tiap ginjal dibungkus oleh suatu membran transparan yang berserat yang disebut renal capsule. Seperti Myelin di syaraf ( Renal Capsule – Kortex – medula – Pelvis Renalis )
- Membran melindungi ginjal dari trauma dan infeksi.
- Renal capsule tersusun dari serat yang kuat, terutama colagen dan elastin (protein berserat), yang membantu menyokong massa ginjal dan melindungi jaringan vital dari luka.
- Renal capsule menerima suplai darahnya terutama dari arteri interlobar, suatu pembuluh darah yang merupakan percabangan dari renal arteri utama.
- Pembuluh darah ini menjalar melalui cortex ginjal dan berujung pada renal capsule. Membrane ini biasanya 2-3 milimeter tebalnya.
- Renal Capsule melindungi dinding luar dan masuk melalui bagian cekung ginjal yang dikenal dengan sinus.
- Sinus berisi pembuluh utama yang mengangkut urin dan pembuluh arteri dan venna yang menyuplai jaringan dengan nutrisi dan oksigen.
- Renal capsule terhubung kepada struktur ini dalam sinus dan melapisi dinding sinus.
- Pada orang yang normal, renal capsule berwarna merah muda, tembus cahaya, halus, dan mengkilat.
- Biasanya membran ini mudah dilepas dari jaringan ginjal.
- Ginjal yang terkena penyakit sering membuat ikatan serat dari jaringan utamanya kepada renal capsule, yang membuat capsule melekat lebih kuat.
- Sulitnya membuka capsule ini merupakan pertanda bahwa ginjal telah terkena penyakit.
Cortex
- Cortex merupakan lapisan pembungkus ginjal , merupakan jaringan yang kuat yang melindungi lapisan dalam ginjal.
- Cortex terletak diantara renal capsule dan Medulla.
- Bagian atas nephron, yaitu glomerulus dan kapsula Bowman yang membentuk Badan malphigi berada di lapisan cortex ini.untuk tubulus contortus proximal , distal maupun kolektivus tidak berada dilapisan ini tetapi di lapisan Medula
- Cortex membentuk zona luar yang halus tersambung dengan projectil (kolom kortikal) yang menjulur diantara piramid sehingga dilapisan ini terdapat renal corpusle dan renal tubules kecuali untuk bagian dari Henle’s loop yang turun kedalam renal medulla.
- Cortex juga mengandung pembuluh darah dan kortikal pembuluh penampung.
Medulla
- Medulla berada dibawah Cortex.
- Bagian ini merupakan area yang berisi 8 sampai 18 bagian berbentuk kerucut yang disebut piramid, yang terbentuk hampir semuanya dari ikatan saluran berukuran mikroskopis.
- Ujung dari tiap piramid mengarah pada bagian pusat dari ginjal.
- Saluran ini mengangkut urin dari cortical atau bagian luar ginjal, dimana urin dihasilkan, ke calyces.
- Calyces merupakan suatu penampung berbentuk cangkir dimana urin terkumpul sebelum mencapai kandung kemih melalui ureter.
- Ruang diantara piramid diisi oleh cotex dan membentuk struktur yang disebut renal columns.
Ujung dari tiap pyramid, yang disebut papilla, menuju pada Calyces di pusat tengah ginjal. Permukaan papilla memiliki penampilan seperti saringan karena banyaknya lubang-lubang kecil tempat dimana tetesan urin lewat. Setiap lubang merupakan ujung dari sebuah saluran yang merupakan bagian dari nephron, yang dinamakan saluran Bellini; dimana semua saluran pengumpul didalam piramid mengarah. Serat otot mengarah dari calyx menuju papilla. Pada saat serat otot pada calyx berkontraksi, urin mengalir melalui saluran Bellini kedalam caly
calyces). Urin kemudian mengalir ke kandung kemih melalui renal pelvis dan ureter.
Pelvis Renalis
- Pelvis renalis berada di tengah tiap ginjal sebagai saluran tempat urin mengalir dari ginjal ke kandung kemih.
- Bentuk Pelvis renalis adalah seperti corong yang melengkung di satu sisinya.
- Pelvis renalis hampir seluruhnya dibungkus dalam lekukan dalam pada sisi cekung ginjal, yaitu sinus.
- Ujung akhir dari pelvis memiliki bentuk seperti cangkir yang disebut calyces.
- Pelvis renalis dilapisi oleh lapisan membran berselaput lendir yang lembab yang hanya beberapa sel tebalnya.
- Membran ini terkait kepada bungkus yang lebih tebal dari serat otot yang halus, yang dibungkus lagi dengan lapisan jaringan yang terhubung.
- Membran berselaput lendir pada pelvis ini agak berlipat sehingga terdapat ruang bagi jaringan untuk mengembang ketika urin menggelembungkan pelvis.
- Serat otot tertata dalam lapisan longitudinal dan melingkar.
- Kontraksi lapisan otot terjadi dengan gelombang yang bersifat periodik yang disebut gerak peristaltis pelvis.
- Gerakan ini mendorong urin dari pelvis menuju ureter dan kandung kemih.
- Dengan adanya pelapis pada pelvis dan ureter yang tidak dapat ditembus oleh substansi normal dalam urin, maka dinding struktur ini tidak menyerap cairan.
Vena Renal dan Arteri Renal
Dua dari pembuluh darah penting, vena renal dan arteri renal. Dua pembuluh ini merupakan percabangan dari aorta abdominal (bagian abdominal dari arteri utama yang berasal dari jantung) dan masuk kedalam ginjal melalui bagian cekung ginjal.
Di bagian dalam pada sisi cekung dari tiap ginjal, terdapat lubang, yang dinamakan hilum, tempat dimana arteri renal masuk. Setelah masuk melalui hilum, arteri renal terbagi menjadi dua cabang besar, dan setiap cabang terbagi menjadi beberapa arteri yang lebih kecil yang membawa darah ke nephron, unit fungsional dari ginjal. Darah yang telah diproses oleh nephron akhirnya mencapai vena renal, yang membawa darah kembali ke cava vena inferior dan ke sisi kanan jantung.
Arteri renal mengangkut 1,2 liter darah per menit ke ginjal pada manusia normal, suatu jumlah yang ekuivalen dengan sekitar seperempat dari output jantung. Dengan demikian, jumlah volume darah yang sama dengan darah dalam tubuh manusia normal dewasa, diproses dalam ginjal sebanyak satu dalam setiap empat atau lima menit. Meskipun beberapa kondisi fisik dapat menghambat aliran darah, terdapat mekanisme pengatur-mandiri tertentu yang terdapat pada arteri ginjal yang memungkinkan suatu adaptasi terhadap keadaan yang berbeda.
Ketika tekanan darah tubuh naik atau turun, sensor penerima dari sistem saraf yang terletak dalam otot halus dinding arteri terpengaruh oleh perbedaan tekanan, dan, untuk menghilangkan kenaikan atau penurunan tekanan darah, arteri dapat melebar atau menyempit untuk menjaga jumlah volume aliran darah.
Nephron
Fungsi ginjal yang paling penting adalah untuk membuang zat limbah dari darah. Nephrons merupakan unit fungsional dari ginjal dalam menjalankan fungsi ini. Nephron menghasilkan urin dalam proses membuang limbah dan zat-zat berlebihan dari darah. Ada sekitar 1.000.000 nephron dalam tiap ginjal manusia. Struktur luar biasa ini, terletak antara cortex dan medulla. Dibawah pembesaran, nephron terlihat seperti pembuluh atau saluran kusut, namun tiap nephron sebenarnya memiliki susunan yang tertentu sehingga memungkinkan proses penyaringan limbah dalam darah. Tiap nephron pada ginjal mamalia dapat mencapai panjang 30-55 mm. pada satu ujung nefron tertutup, melebar dan melipat membentuk struktur berbentuk cangkir berdinding dua. Struktur ini disebut corpuscular capsule, atau Bowman’s Capsule. Capsule ini membungkus glomerulus, struktur utama nefron dalam fungsi penyaringan. Struktur nefron dijelaskan secara detil dibawah ini:
1). Glomerulus
Glomerulus adalah filter utama dari nefron dan terletak dalam Bowman’s capsule. Glomerulus dan seluruh Bowman’s capsule membentuk renal corpuscle, unit filtrasi dasar dari ginjal. Dari Bowman capsule, keluar pembuluh sempit, disebut proximal convoluted tubule. Tubule ini berkelok-kelok sampai berakhir pada saluran pengumpul yang menyalurkan urin ke renal pelvis.
Glomerulus adalah suatu jaringan yang terdiri dari pembuluh darah yang luar biasa tipisnya yang disebur kapileri. Glomerulus membentuk saluran berlipat yang sangat banyak tempat lewatnya darah. Glomerulus bersifat semipermeable (dapat ditembus air), memungkinkan air dan larutan limbah tembus dan dikeluarkan dari kapsul Bowman dalam bentuk urin. Darah yang telah disaring keluar dari glomerulus melalui Efferent arteriole untuk menuju ke vena intralobular melalui plexus medullary.Seluruh larutan tersaring dihasilkan oleh glomerulus kemudian masuk ke Bowman’s Capsule. Pada saat cairan ini melewati proximal convoluted tubule, sebagian besar air dan garam diserap kembali, sebagian larutan lain diserap seluruhnya, sebagian yang lain hanya sebagian.
Glomerulus merupakan suatu bongkahan pembuluh kapiler yang diselubungi oleh kapsul Bowman dalam nefron. Glomerulus memperoleh suplai darah dari afferent arteriole pada sirkulasi renal. Tidak seperti pangkal dari pembuluh kapiler lainnya, glomerulus bermuara pada efferent arteriole dan tidak pada cabang venna. Hambatan yang diberikan oleh arteriole menghasilkan tekanan tinggi dalam glomerulus yang membantu proses ultrafiltrasi dimana cairan dan zat-zat terlarut dalam darah dipaksa keluar dari kapileri ke Kapsul Bowman. Angka yang menunjukkan darah yang dibersihkan oleh seluruh glomeruli dan merupakan ukuran dari fungsi ginjal secara keseluruhan disebut glomerular filtration rate (tingkat penyaringan glomerular).
2) Henle’s Loop
Loop Henle merupakan bagian dari tubulus renal yang kemudian menjadi sangat sempit yang menjulur jauh kebawah kapsul Bowman dan kemudian naik lagi keatas membentuk huruf U. Di sekeliling Loop Henle dan bagian lain tubulus renal terdapat jaringan kapiler, yang terbentuk dari pembuluh darah kecil yang bercabang dari glomerulus.
Cairan yang masuk kedalam loop merupakan larutan yang terdiri dari garam, urea, dan zat lain yang berasal dari glomerulus melalui proximal convoluted tubule. Pada tubulus ini, sebagian besar komponen terlarut yang dibutuhkan tubuh, terutama glukosa, asam amino, dan sodium bikarbonat, diserap kembali kedalam darah. Bagian pertama dari loop, yaitu cabang yang menurun, bersifat dapat ditembus oleh air, dan cairan yang mencapai lekukan dari loop ini jauh lebih banyak mengandung garam dan urea dibandingkan dengan plasma darah.
Pada saat cairan mengalir naik kembali melalui pembuluh naik, sodium klorida dikeluarkan dari pembuluh ke jaringan sekelilingnya, dimana konsentrasinya lebih rendah. Pada bagian ketiga dari loop ini, dinding pembuluhnya apabila diperlukan dapat membuang, bahkan dalam keadaan berlawanan dengan gradien konsentratnya, dalam proses aktif yang memerlukan lebih banyak energi. Pada tubuh orang normal, penyerapan kembali garam dari urin hanya dilakukan dalam keadaan konsumsi garam yang rendah. Namun pada saat garam dalam darah tinggi, kelebihan garam ini dibuang.
3) Renal Collecting Tubule(Tubulus Pengumpul)
Disebut juga Pembuluh Bellini, suatu pembuluh kecil sempit yang panjang dalam ginjal yang mengumpulkan dan mengangkut urin dari nefron, menuju pembuluh yang lebih besar yang terhubunng dengan calyses ginjal. Cairan yang berasal dari loop Henle masuk kedalam Distal Convoluted Tubule (Tubulus Konvolusi Distal) dimana penyerapan kembali sodium berlanjut sepanjang seluruh tubulus distal. Penyerapan kembali ini tetap terjadi hingga bagian awal dari Tubulus pengumpul ginjal.
Setiap tubulus pengumpul memiliki panjang sekitar 20-22 mm dan berdiameter 20-50 micron. Dinding dari tubulus tersusun dari sel dengan proyeksi seperti rambut, lentur seperti cambuk, dalam pembuluh ini. Gerakan dari sel cambuk ini membantu gerakan sekresi sepanjang pembuluh. Pada saat tubulus pengumpul menjadi lebih lebar diameternya, tinggi sel ini meningkat sehingga dinding menjadi lebih tebal.
Fungsi dari tubulus pengumpul adalah pengangkutan urin dan penyerapan air. Telah diketahui bahwa jaringan dari medula ginjal atau bagian dalamnya, mengandung konsentrasi sodium yang tinggi. Ketika tubulus pengumpul ini berada pada medula, konsentrasi sodium menyebabkan dikeluarkannya air dari seluruh dinding tubulus keluar ke medulla. Air bercampur diluar diantara sel-sel dinding tubulus sampai konsentrasi sodium seimbang antara didalam tubulus dan diluarnya. Pembuangan air dari larutan dalam tubulus membuat urin menjadi lebih kental dan menghemat badan air dalam tubuh.
Penyebab Hematuria
Penyebab paling umum dari hematuria / hematuria adalah:
- Obat-obatan, misalnya: sulfonamida, kina, rifampisin, fenitoin
- Infeksi atau peradangan prostat (prostatitis)
- Alergi dapat menyebabkan hematuria jarang kotor episodik pada anak-anak.
- Kiri vena hipertensi ginjal, juga disebut “pemecah kacang fenomena” atau “sindrom pemecah kacang,” adalah kelainan vaskuler jarang bertanggung jawab untuk gross hematuria.
- Obstruksi saluran kemih Pelvic Junction (UPJ) adalah kondisi langka mulai dari kelahiran di mana ureter diblokir antara ginjal dan kandung kemih. Kondisi ini dapat menyebabkan darah dalam urin.
- Maret hematuria – latihan Sangat berkepanjangan, seperti jarak jauh menunggang kuda dan naik sepeda.
1. Patogenesis Syndrom Nefrotik
Peningkatan permeabilitas dinding kapiler glomerulus menyebabkan proteinuria dan hypoalbuminemia. penyebab peningkatan permeabilitas tidak diketahui dengan baik.
- pada minimal lesi kemungkinan dikarenakan disfungsi sel T menginduksi munculnya sitokin menyebabkan hilangnya glikoprotein di dinding kapiler glomerulus.
- pada focal segmental glomerulosclerosis, lymfosit memproduksi plasma faktor sehingga meningkatkan permeabilitas kapiler glomerulus.
- terjadinya edema karena hilangnya protein lewat urin menyebabkan hipoalbuminemia dan penurunan tekanan onkotic plasma menyebabkan transudasi cairan dari intravaskular ke interstitial. penurunan volume intravaskular menyebabkan turunnya tekanan perfusi renal sehingga renin angiotensi aldosteron sistem teraktivasi dan menstimulasi reabsorbsi natrium di tubular. turunnya volume intravaskular menstimulasi antidiuretic hormon dan meningkatkan reabsorbsi air di ductus colektivus. karena penurunan tekanan onkotik plasma menyebabkan cairan berpindah ke interstitial dan terjadi edema.
- hypercholesterolemi terjadi karena hipoalbuminemi sehingga menstimulasi sintesa protein hepar termasuk sintesa lipoprotein. katabolisme lipid turun karena turunnya lipoprotein lipase.
2. Patogenesis GNAPS
Patogenesis yang mendasari terjadinya GNAPS masih belum diketahui dengan pasti. Berdasarkan pemeriksaan imunofluorosensi ginjal, jelas kiranya bahwa GNAPS adalah suatu glomerulonefritis yang bermediakan imunologis. Pembentukan kompleks-imun in situ diduga sebagai mekanisme patogenesis glomerulonefritis pascastreptokokus. Hipotesis lain yang sering disebut adalah neuraminidase yang dihasilkan oleh streptokokus, merubah IgG menjadi autoantigenic. Akibatnya, terbentuk autoantibodi terhadap IgG yang telah berubah tersebut. Selanjutnya terbentuk komplek imun dalam sirkulasi darah yang kemudian mengendap di ginjal.
Streptokinase yang merupakan sekret protein, diduga juga berperan pada terjadinya GNAPS. Sreptokinase mempunyai kemampuan merubah plaminogen menjadi plasmin. Plasmin ini diduga dapat mengaktifkan sistem komplemen sehingga terjadi cascade dari sistem komplemen. Pada pemeriksaan imunofluoresen dapat ditemukan endapan dari C3 pada glomerulus, sedang protein M yang terdapat pada permukaan molekul, dapat menahan terjadinya proses fagosistosis dan meningkatkan virulensi kuman. Protein M terikat pada antigen yang terdapat pada basal membran dan IgG antibodi yang terdapat dalam sirkulasi.
Pada GNAPS, sistim imunitas humoral diduga berperan dengan ditemukannya endapan C3 dan IgG pada subepitelial basal membran. Rendahnya komplemen C3 dan C5, serta normalnya komplemen pada jalur klasik merupakan indikator bahwa aktifasi komplemen melalui jalur alternatif. Komplemen C3 yang aktif akan menarik dan mengaktifkan monosit dan neutrofil, dan menghasilkan infiltrat akibat adanya proses inflamasi dan selanjutnya terbentuk eksudat. Pada proses inflamasi ini juga dihasilkan sitokin oleh sel glomerulus yang mengalami injuri dan proliferasi dari sel mesangial.
3. Patogenesis Gangguan Ginjal Akut
4. Patogenisis Gangguan Ginjal Kronis
Yang dimaksud Nekrosis Tubular Akut (Acut tubular necrosis – ATN) adalah penyebab gagal ginjal akut yang paling umum pada pasien yang sakit kritis. Dan penyakit ini ada sekitar 75% kasus gagal ginjal akut. ATN mencederai segmen tubular nefron, sehingga menyebabkan gagal ginjal dan sindrom uremik.
Persembahan :
Ansari Saleh Ahmar
Javahostindo Web Hosting Indonesia
Beberapa minggu yang lalu saya menemukan sebuah web hosting murah dan bahkan gratis. Apakah nama web hosting murah itu? Namanya adalah Javahostindo.
Web hosting melayani bermacam-macam layanan hosting, di antaranya : Hosting shoutcast, web hosting murah, reseller hosting streaming, hosting streaming radio, webhosting JSP, web hosting indonesia, jasa hosting indonesia, jasa register domain indonesia, hosting tomcat, hosting streaming dan lainnya sebagainya.
Website ini saya ini menggunakan support hosting gratis dari JAVAHOSTINDO.
Pelayanan jasa pengaktifan akunnya pun cepat dan sesuai dengan apa yang diinginkan. Selain itu hosting yang diberikan pun sangat keren. Mengapa keren? Menurut saya keren karena baru coba hosting gratis saja sudah bagus apalagi menggunakan hosting berbayarnya.
Pokoknya webhosting ini bagus deh,,,,,
Fasilitas/Fitur web hosting gratis yang diberikut yaitu :
- Ruang / Space sebesar 1GB
- Bandwith 100GB perbulan
- cPANEL yang meliputi :
- Bebas memilih lokasi server apakah server Indonesia atau server USA.
- dan yang paling unik itu tidak ada batasan waktunya tapi harus memenuhi persyaratan yang diberikan.
Persyaratan yang harus dipenuhi yaitu :
- Mempunyai domain berbayar COM, NET, INFO, ORG, US, BIZ atau domain ID. Saya saran gunakan saja domain web.id bagi blogger perorangan, kenapa? karena harganya murah cuma Rp25.000,- pertahun. Jadi, kita cuma bermodalkan Rp25.000,- pertahun untuk bisa mendapatkan domain+hosting murah selama setahun. Murahkan….
- Website harus aktif di update minimal 1 kali dalam 1 minggu.
- Website harus berbahasa indonesia.
- Bersedia memasang banner dan link Javahostindo.
Untuk mendapatkan hosting gratis, silahkan Klik DISINI untuk infonya,,,,
Beberapa Distribusi Khusus Diskrit
Distribusi Bernoulli
Apabila suatu percobaan mempunyai dua hasil yang muncul, misalnya “sukses” dan “gagal”, dengan masing-masing peluangnya p dan q = 1 – p, maka peristiwa yang diperhatikan, baik sukses maupun gagal akan berdistribusi Bernoulli.
Klik di sini untuk download materi ini lebih lengkap.
Protected: Judul Skripsi Matematika
5 Keutamaan Kalimat Syahadat (Laa Ilaha Illallah)
Kalimat syahadat yaitu (laa ilaha illallah) sudah kita ketahui bersama. Namun, kebanyakan kita belum mengetahui bahwa kalimat yang satu ini memiliki keistimewaan yang luar biasa. Itulah yang patut kita ketahui saat ini. Ingatlah bahwa kalimat ini bukanlah kalimat biasa-biasa saja. Marilah kita simak pembahasan berikut, semoga bermanfaat.
Read the rest of this entry »
Malam-malam Paling Utama Sepanjang Tahun
By Muhammad Ibn Syâmi Muthâin Syaibah
Wahai muslim, telah masuk kepadamu sepuluh hari terakhir bulan ramadhan yang banyak kebaikan di dalamnya, oleh karena itu:
Read the rest of this entry »
Hal‐Hal yang Menghapuskan Dosa
Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy‐Syaqawi
Di antara hikmah Allah SWT adalah bahwa Dia menjadikan nafsu Ammarah bissu’ bagi manusia sebagai musuh-musuh yang selalu menggodanya dan mendorongnya untuk melakukan dosa serta agar dosa itu menjadi enteng dalam pandangannya dan menjauhkannya dari kebaikan.
Itulah kerja nafsu Ammarah bissu’, setan dan hawa nafsu. Allah SWT berfirman:
“…karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku”. (QS. Yusuf: 53)
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya، maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya). (QS. Al-Nazi’at: 40-41)
Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat ، saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS. Al-A’rof: 16-17.)
Read the rest of this entry »
Beberapa Pelanggaran dalam Pernikahan
Karya : Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi
Di antara nikmat besar yang dianugarhkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba -Nya adalah nikmat menikah, dia termasuk sunnah para rasul. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu. (QS. Al-Ra’du: 38).
Read the rest of this entry »
Hukum Merokok Dan Menjualnya
By : * Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
*Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin
Pertanyaan 1: Apakah hukumnya menghisap rokok? Apakah hukumnya haram atau makruh? Apakah hukum menjual dan memperdagangkannya?
Read the rest of this entry »


